Enam Penyebab Wajah Terlihat Kusam

Thursday, 20 September 2018

Penulis : nurtura

Sulit untuk mendefinisikan kulit glowing. Kamu bisa tahu saat kamu berhadapan langsung dengan teman / kerabat yang memilikinya. Mereka terlihat memiliki kehidupan yang balance, tidur 8 jam sehari, makan dengan gizi seimbang, olahraga 3 – 6x per minggu, dan lainnya. Kabar baik bagi kamu yang mengalami masalah kulit kusam. Kamu bisa mengatasinya, cukup dengan merubah beberapa kebiasaan dan skincare rutin-mu

Pada artikel ini, dr. Hilwa Saleh Alwaini, BmedSc, DiplAAAM dari Nurtura Aesthetic & Wellness Centerakan mengupas tentang penyebab kulit kusam dan bagaimana solusi untuk mengatasinya. Baik dengan solusi simpel yang dapat dilakukan di rumah, maupun pertolongan profesional di klinik kecantikan.

  1. Sel Kulit Mati:
    Tanpa kamu ketahui, jutaan sel kulit mati terkelupas secara natural setiap harinya. Hal ini memang tidak kasat mata, namun apabila tidak dibantu dengan usaha pengelupasan (exfoliation) secara aktif, akan berdampak terhadap penumpukan sel kulit mati yang tidak terkelupas secara alamiah. Hal ini merupakan faktor penyebab terbanyak dari kulit yang terlihat kusam dan menghalangi kulit untuk merefleksikan cahaya. Dalam jangka panjang, hal ini juga dapat mempercepat proses penuaan.Untuk mengatasinya, exfoliation rutin di rumah sangat disarankan. Gunakan skincare berupa krim malam yang mengandung Vitamin A dan turunannya (ex: retinol, retinoic acid, adapalene), juga rutin lakukan scrubbing menggunakan produk yang tepat dan gentle untuk kulit selama 1 – 2x / minggu. Alangkah baiknya apabila proses eksfoliasi di rumah juga dikombinasi dengan pertolongan professional di klinik kecantikan, dengan metode chemical peeling atau mikrodermabrasi dengan interval 1 bulan sekali, untuk membantu proses pengelupasan yang lebih menyeluruh dan membantu regenerasi sel kulit yang lebih sehat.
  2. Polusi udara dan Asap rokok:
    Polusi udara mengandung partikel-partikel kecil berupa kotoran dan sulfurdioxide yang berkontribusi pada formasi radikal bebas. Radikal bebas memiliki efek negatif pada kulit yaitu: merusak kolagen dan merangsang pembentukan pigment, yang selanjutnya berdampak pada tekstur maupun warna kulit yang tidak merata. Hal ini dapat menyebabkan kulit tampak kusam dan kehilangan cahaya.Solusi paling penting, jangan pernah melewatkan cuci muka pada malam hari. Pastikan kamu tidak meninggalkan kotoran sedikitpun pada wajah sebelum tidur, karena hal ini akan merusak skin-barrier kamu. Lakukan triple-cleanse sebelum tidur, yang terdiri dari makeup remover (gunakan micellar water bila tidak memakai makeup), cuci muka menggunakan sabun wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu, dan ditutup dengan mengusapkan toner dengan kapas ke seluruh wajah. Selain untuk menjaga keseimbangan pH kulit, toner juga berguna untuk make sure sudah tidak ada kotoran yang tertinggal di wajahmu. Beberapa penelitian juga sudah membuktikan, cuci muka menggunakan cleansing brush lebih efektif untuk menghapus nanoparticles polusi dibanding cuci muka secara manual.Vitamin C juga tidak kalah penting untuk meminimalisir efek radikal bebas. Rutin gunakan serumVitamin C setiap pagi dan lakukan antioxidant infusion di klinik kepercayaan kamu per 1 – 2 minggu sekali untuk menjaga kecukupan dosis vitamin C pada tubuh. Namun, yakinkan bahwa infusionVitamin C tersebut sudah ter-registrasi, aman, dan dilakukan oleh tenaga ahli professional dalam setting yang steril.
  3. Stress:Deadline kerja, argumen, atau kualitas tidur yang kurang baik dapat memicu timbulnya stress. Hal ini mengakibatkan peningkatan hormon kortisol dan selanjutnya aliran darah akan terfokus pada organ vital lainnya selain kulit wajah, berakibat pada wajah yang terlihat kusam dan cekung.Ketahui faktor pencetus stress kamu dan coba lakukan upaya relaksasi. Trik yang cukup simpel, pada saat mencuci wajah, lakukan pemijatan yang dapat menstimulasi aliran darah. Kamu juga dapat rutin melakukan professional facial di klinik, yang melibatkan pemijatan pada titik-titik accupressure sebagai upaya relaksasi dan melancarkan aliran darah. Untuk efek maksimal, pertimbangkan untuk kombinasi facial dengan mikrodermabrasi, selain mengangkat sel kulit mati, vacuum yang terdapat pada alat mikrodermabrasi juga dapat memperbaiki sirkulasi aliran darah pada wajah.
  4. Kulit Dehidrasi:
    Tanpa hidrasi yang cukup, kulit wajahmu juga dapat terlihat kusam. Namun, yang mungkin belum kamu ketahui, masalah hidrasi bukan hanya terdapat di lapisan kulit luar, tetapi juga di lapisan dermis dan epidermis dasar, hal ini menyebabkan berkurangnya ketebalan / volume kulit. Seperti baloon yang kempis, tentunya tidak mampu merefleksikan cahaya seperti baloon yang sudah terisi air / udara.Jangan khawatir, cukup dengan rajin merawat wajah dengan serum/skincare yang berisi hyaluronic acid, dapat mengembalikan kelembaban kulitmu sehingga terlihat lebih sehat dan glowing. Hyaluronic acid merupakan komponen natural yang berada di bawah kulit, bertugas untuk menjaga kelembabannya. Selain perawatan di rumah, rutin melakukan perawatan skin booster ataupun SilkPeel Dermalinfusion dengan konsentrasi serum hyaluronic acid yang cukup tinggi juga sangat baik untuk melembabkan kulit secara optimal sehingga juga membantu menghambat proses penuaan.
  5. Sun Exposure:
    Tidak mungkin untuk menghindari sinar matahari sepenuhnya. Namun, terpapar matahari tanpa menggunakan pelindung yang cukup, dapat menimbulkan banyak sekali masalah pada kulit. Sun-damage dapat berakibat pada timbulnya bercak-bercak coklat kehitaman pada wajah maupun berkurangnya kolagen, yang berakibat pada kulit yang terlihat kusam.Selalu pakai sunscreen. Tidak ada treatment yang efektif apabila tidak disertai dengan pemakaian sunscreen. Sebagai treatment di rumah, rutin gunakan krim malam yang berisi retinol untuk melindungi kolagen yang sudah ada serta mempercepat pembentukan kolagen yang baru ataupun structural protein lainnya. Di luar itu, untuk menghilangkan bercak kehitaman, satu bulan sekali kamu dapat melakukan prosedur peeling menggunakan serum yang berisi kojic acid, arbutin, bakuchol, dan lainnya.
  6. Hormon:
    Level hormon – baik karena menstruasi, menopause, konsumsi obat, atau lainnya – dapat berdampak pada appearance kulit. Saat level hormon estrogen berkurang drastis, proporsi hormon testosteron menjadi lebih banyak, hal ini dapat mengakibatkan kulit menjadi lebih berminyak, berjerawat, sehingga pori-pori terlihat lebih besar, dan kulit terlihat lebih kusam.Kertas minyak dan clay masks dapat membantu mengurangi minyak pada lapisan luar kulit, namun itu saja tidak cukup. Untuk mengatasi masalah kulit berminyak, pori-pori besar, dan hiperpigmentasi penyebab kulit kusam, dokter kecantikan akan merekomendasikan penggunaan rangkaian krim yang diracik sesuai masalah kulitmu, disertai chemical peeling dan laser NdYag yang berfungsi untuk meratakan warna dan tekstur kulit.